Target Pajak Baru Tercapai 88,9 Persen, DKI Lakukan Jemput Bola

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak bisa mencapai 38,12 triliun pada tahun ini. Namun hingga pertengahan Desember 2018 baru tercapai 88,9 persen hingga DKI melakukan sistem jemput bola.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Provinsi DKI Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan, upaya jemput bola dilakukan pihaknya untuk mendekatkan pelayanan pembayaran pajak ke wajib pajak.

Berbagai langkah sudah dilakukan pihaknya, mulai dari pelayanan gerai pajak di pusat perbelanjaan, di mall pelayanan publik, layanan Samsat keliling di lima wilayah kota serta layanan pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor di kecamatan.

“Kami akan terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan pajak daerah khususnya dalam pendaftaran dan pembayaran pajak daerah,” terang Faisal ketika dihubungi, Senin (10/12/2018).

Termasuk dengan bekerja sama dengan sejumlah minimarket, kantor pos, dan perbankan untuk membuka kanal kanal pembayaran pajak. Pihaknya melalui sistem pintar mengingat agar pembayaran pajak dilakukan sebelum jatuh tempo Daftar Poker.

Diharapkan dengan pelayanan pembayaran pajak jemput bola kepada masyarakat dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Faisal sendiri mengatakan di tahun 2018, pihaknya menargetkan pendapatan pajak sebesar Rp38,12 triliun. Sementara untuk akhir November 2018 lalu, tercatat baru 88,9 persen yang berhasil didapat, atau Rp33,9 triliun.

Sementara untuk tahun 2019 mendatang. DKI menargetkan pendapatan daerah mencapai 74,77 persen. Pendapatan itu direncanakan berasal dari pendapatan asli daerah sebesar Rp51,12 triliun, dana perimbangan sebesar Rp21,30 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah Rp5,47 triliun.

Ini Identitas TNI yang Tewas Ditembak Orang Misterius di Jatinegara

Seorang Anggota TNI ditemukan tewas bersimbah darah setelah ditembak orang misterius di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018) malam.

Berdasarkan data yang diterima, korban tewas bernama Letkol Cpm Dono Kuspriyanto. Ia berasal dari satuan Puspomad dan merupakan lulusan dari Akademi Militer tahun 1987.

Dalam data yang diterima kejadian berawal dari depan IGD RS Hermina Jatinegara Mobil Dinas TNI, ditembak dua kali di bagian belakang oleh orang tidak dikenal.

Kemudian korban ditembak kembali satu kali dari pintu samping sebelah kiri tepat di depan Toko Karpet Victori Kp Pulo Jatinegara Jakarta timur. Akibatnya, korban pun tewas bersimbah darah di dalam mobil dinasnya.

Meski begitu, pihak kami masih melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait data itu. Pasalnya, belum ada pihak Kepolisian maupun TNI AD yang membenarkan hal itu.

Polisi Temukan Motor di Lokasi Penembakan Anggota TNI di Jatinegara

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol Dedi mengatakan, pihaknya menemukan sebuah sepeda motor jenis matik di lokasi kejadian penembakan anggota TNI di Jatinegara, Jakarta Timur.

“Ditemukan kendaraan bermotor roda dua, N Max tertinggal di TKP (tempat kejadian perkara),” jelas Dedi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (26/12/2018).

Dedi menambahkan, berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan terdengar 4 kali letusan sebelum anggota TNI AD bernama Letkol Dono Kuspriyanto ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian IDN Poker. “Dari saksi di TKP sekitar pukul 23.00 Wib, terdengar bunyi tembakan sebanyak 4 kali,” papar Dedi.

Akibat dari kejadian itu, Letkol Dono Kuspriyanto tewas bersimbah darah di dalam mobil dinasnya Toyota Kijang berwarna hijau. “Kemudian korban ditemukan ditemukan tewas di dalam mobil,” pungkas Dedi.